BATAK INDONESIA. CO – Puji Tuhan, kita diberiNya kesehatan dan sukacita bisa melaksanakan amanat AD dan ART FBBI periode tiga tahunan, Rapimnas sekaligus Munas, satu etapet kegiatan rutin kita. Pertanda kita masih ada atau eksis dalam upaya menapaki kegiatan menuju tercapainya Visi dan Misi FBBI.
Visi FBBI, sebagai organisasi terdepan di Bangso Batak menuju peningkatan kesejahtraan orang batak di Bonapasogit dan dimanapun berdada. Sedang misinya, perwujudan kesejahtraan, baik ekonomi, pertanian, sosial, budaya sekaligus juga sarana pemberian saran kritik kepada pemerintah kita sebagi mitra kerja.
Pasal 5 ART, dijabarkan bahwa kegiatan FBBI memosisikan diri ambil kegiatan “pemeberdayaan masyarakat. Pemberdayaan berarti keberpihakan kepada yang lemah, memilih program sendiri oleh FBBI, kerjasama dengan Pemerintah atau dengan swasta, agar program pemberdayaan mampu mendorong masyarakat menjadi sejahtra, melalui kemandirian ekonomi, sosial dan budaya.
Secara teori, pemberdayaan atau empowering, menekankan pada penguatan pengetahuan, skill, tehnologi sumber daya manusia dibidang tertentu atau industri tertentu, agar SDM berhasil/berproduksi/produktif, sebagai diri sendiri terlebih mengelompok. Sedangkan jenis apa yang mau dikembangkan model pemberdayaan, bertumpu pada sumber daya agraria tiap daerah. Ini memerlukan pemetaan sosial agar pilihan program berbasis sektor potensil didaerah itu, sebab sektor potensil sudah dikenal oleh masyarakat sejak dahulu kala. Kita tinggal mendorong dengan tehhologi tepat guna, dan berhasil guna.
FBBI selama ini, sudah sejak pertama merintis kegiatan pemberdayaan sebagai proses bisnisnya, seperti dibidang Pendidikan, membangun program perpustakaan di 8 daerah 400 judul di SD Negeri; Beasiswa kepada mahasiswa dan bidan; Pertanian : Percontohan Perikanan di Bah Dua-dua; Perkebunan Tanaman Kentang di Sigompul seluas 1,5 Hektar, Bidang sosial budaya : Pagelaran seni dan musik; Penciptaan lagu Manggarar utang tu Bonapasogit; Koordinasi dengan Lembaga lain : YPDT, Forum Peduli Bonapasogit, AMAN, BNN, dan lainnya, Bidang Kritik dan Saran : diperankan oleh On Line Batak Indonesia”, reguler menampaikan berbagai informasi aktual; Release FBBI atas masalah nasional menyangkut bangsa dan negara. Utamanya kasus orang batak yang menonjol yg memerlukan atensi FBBI. Banyak lagi program yang sudah dilaksanakan, ditengah keterbatasan dana dan daya yang ada.
Masa Pandemi Covid 19, merupakan sebuah gejalan alam yang tidak bisa dihindari karena virus menyebar verbentuk pandemi tanpa sekat atau batas waktu dan wilayah. FBBI telah ambil membantu orang batak melalui Batak Bersatu Melawan Covid 19. Menyadari, covid ini musibah, sehingga terjadi penurunan peran serta setiap individual, kelompok yang menurun sampai titik terendah.
Nampak, dengan tak dapatnya lagi berkumpul, namun demikian semangat FBBI untuk merealisasi Visi Misinya tetap ada dan berjuang keras, namun harus mencari formula baru, keseimbangan yang baru agar masyarakat batak tertolong bisa mengejar ketertinggalan, syukur bisa meningkatkannya kemudian hari.
Untuk itu kreativitas pada pengurus kedepan dituntut, supaya FBBI hadir sebagai lembaga pemberdayaan yang lemah, menolong masyarakat dan lembaga ekonomi UMKM dan lainnya. Saat beginilah arti pentingnya sebuah Ormas hadir, supaya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Bangsa dan Negara. (RP)











